Upaya Penyelesaian Konflik Sosial dalam Kehidupan Bermasyarakat

  • Whatsapp

Interaksi sosial merupakan aspek inti bagi keberlangsungan kehidupan manusia, interaksi sosial menunjukkan dinamikanya agar masyarakat dapat berkembang tanpa itu maka masyarakat akan kurang berkembang atau tidak berkembang sama sekali. Soerjo Soekamto seorang sosiolog Indonesia mendefenisikan interakasi sebagai hubungan-hubungan sosial dinamis, yang menyangkut hubungan antara orang perorangan, antara kelompok-kelompok manusia maupun antara perorangan dengan keompok manusia.

Konflik sosial merupakan bagian penting dari Proses Sosial, didalam buku-buku Sosiologi konfik dikenal juga dengan pertikaian ataupun pertentangan, Soedrojo mendefinisikan dengan interelasi sosial dimana terjadi usaha-usaha pihak yang satu berusaha menjatuhkan pihak lainya yang menjadi rivalnya. Hal ini bisa terjadi karna perbedaan pandangan diantara pihak-pihak tersebut, biasanya berhubungan dengan ekonomi, politik, budaya, agama dan lain sebagainya.

Read More

Dalam bermasyarakat tak dapat dipungkiri bahwa konflik akan muncul, yang menjadi faktor penyebabnya  akan sangat beragam tergantung setiap individu serta lingkungan sosial yang mereka jalani. ketika seorang individu dilahirkan maka akan selalu berdampingan dengan berbagai penyebab konflik, yang mana setiap individu memiliki keunikan serta pola pikir yang beragam, belum lain hal nya dengan perbedaan agama, suku dan budaya. yang kesemua hal tersebut dapat memicu adanya perselisihan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat, baik itu bersifat individual maupun kelompok.

penyelesaian suatu perselisihan dalam masyarakat dapat terjadi jika adanya upaya dari pihak-pihak yang berselisih untuk melakukan sebuah kesepakatan atau perjanjian yang dapat menghentikan perselisihan dan berdamai serta saling menerima perbedaan yang muncul dari masing-masing pihak yang berselisih. jika hal demikian dirasa belum cukup mendamaikan maka dapat melibatkan pihak ketiga yang berlaku sebagai mediator yang bijak untuk dapat membantu pihak-pihak agar dapat memberikan solusi atas persoalan yang terjadi.

Islam memberikan tawaran dalam menyelesaikan perselisihan yang mungkin terjadi dalam bermasyarakat antara lain, yaitu:

  1. ¬†mencari klarifikasi atau kejelasan terhadap pokok perselisihan yang terjadi langsung kepada orang yang sedang berselisih untuk kemudian mengkroscek informasi yang didapat dan beredar diluar, sering disebut sebagai “tabayyun”.
  2. melibatkan pihak ketiga sebagai salah satu cara untuk mendamaikan pihak yang berselisih, dengan cara menjadi mediator.
  3. melakukan musyawarah bersama yang bertujuan untuk mencari solusi secara bersama-sama semua pihak yang nantinya keputusan tersebut dapat diterima dan memperoleh hasil “win win solution”.
  4. tak kalah penting adanya sikap saling memaafkan antar masing-masing pihak yang berselisih sehingga mampu menciptakan situasi yang damai dalam kehidupan bermasyarakat.
  5. terakhir adanya tekad untuk saling berdamai, jika telah muncul tekad ingin berdamai maka akan semakin memudahkan perselisihan tersebut menemui titik terangnya

[bs-quote quote=”orang yang minim toleransi pasti sering hidup dalam lingkungan yang homogen, sehingga gagap pluralisme” style=”default” align=”center” author_name=”Pandji Pragiwaksono”][/bs-quote]

Dengan demikian, dalam bermasyarakat harus lah adanya sikap toleransi yang tinggi terhadap hal-hal yang memang sudah berbeda. tidak menuntut orang lain untuk selamanya harus sama seperti yang diinginkan, karena hal tersebut tidak mungkin terjadi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *