Faidah Muhasabah Bagi Seorang Muslim

  • Whatsapp
faidah muasabah muslim
faidah muasabah muslim

Faidah Muhasabah Bagi Seorang Muslim. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an surat al-Hasyr ayat 18,

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌ ۢبِمَا تَعْمَلُوْنَ ١٨

“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS. al-Hasyr ayat 18)

Apa itu Muhasabah?

Dari ayat di atas, kita bisa ketahui bahwasanya perbuatan yang bisa menghubungkan antara masa lalu dan masa depan sehingga lebih baik adalah introspeksi diri. Dalam istilah bahasa Arab disebut juga dengan “muhasabah diri.”

Muhasabah adalah meneliti perbuatan kita pada masa lalu dan masa kini, apakah ia merupakan perbuatan baik atau perbuatan buruk. Dengan muhasabah diri, perbuatan baik pada masa lalu bisa ditingkatkan pada masa depan, baik kualitasnya maupun kuantitasnya. Dengan muhasabah, perbuatan buruk pada masa lalu tidak perlu diulangi pada masa yang akan datang. Maka dengan muhasabah, hari esok kita akan lebih baik, di dunia juga di akhirat Insya Allah SWT. Sahabat Umar Ibnul Khaththab r.a. berkata:

Artinya : “Hendaklah kalian menghisab (mengintrospeksi) diri kalian sebelum kalian dihisab (oleh Allah subhanahu wata’ala)” (H.R. At-Tirmidzi-Ahmad).

Mendapatkan Manfaat

Berikut manfaat muhasabah diri bagi kehidupan seperti dikutip dari buku Thibbul Qulub oleh Ibnu Qayyim dan Yuk Muhasabah oleh Mastur.

  1. Mengetahui Aib Sendiri

Dengan mengetahui aib sendiri, seseorang dapat memperbaikinya. Orang yang tidak mengetahui aibnya tidak akan mampu menghilangkannya. Jika ia mengetahui aibnya, maka ia akan membencinya karena Allah SWT.

  1. Menjauhkan Diri dari Sifat Sombong

Dengan bermuhasabah, seseorang akan terus merasa rendah hati. Orang yang bermuhasabah berarti ia dekat dengan Allah SWT. Dan seorang hamba yang dekat dengan Allah SWT akan merasa lemah dengan amal perbuatannya, maka ia tidak akan pernah sombong.

  1. Mengetahui Hak Allah

Barang siapa yang tidak mengetahui hak Allah SWT atas dirinya, maka ibadahnya kepada Allah tak akan berarti apa-apa. Jika seorang hamba mengetahui hak Allah SWT atas dirinya, maka ia akan  menjauhi hawa nafsunya serta menjauhkan diri dari segala sifat yang tidak terpuji.

  1. Menenangkan Jiwa

Orang yang bermuhasabah tidak akan merasa ketakutan dalam hidupnya. Ia akan selalu berada dalam jalan dan ridha Allah SWT. Jiwanya akan selalu tenang dalam menghadapi segala permasalahan hidup.

  1. Menjadikan Diri Lebih Dewasa

Kedewasaan dan kematangan pribadi lahir dari keterbukaan untuk mengevaluasi dan mengembangkan diri. Ketika mengintrospeksi diri, secara tidak langsung seseorang telah melakukan pembenahan diri untuk menuju pribadi yang lebih baik. Maka dari itu, muhasabah diri akan menumbuhkan kedewasaan.

Imam Hasan al-Bashri mengatakan, bahwa seseoranh tidak akan pernah kehilangan eksistensi dirinya selama ia menjaga dua hal. Pertama ia senantiasa memiliki seseorang yang selalu mengingatkan segala hal tentang kediriannya. Kedua adalah ia senantiasa melakukan muhasabah atas segala ambisi atau keinginan-keinginannya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *